Didi Swapranata
Rabu 16 Nov 2011

REALITAS MANUSIA DAN LINGKUNGAN.

1. Krisis terbesar abad ini adalah krisis global lingkungan hidup.
Global Warming, kekacauan cuaca, adalah akibat ulah manusia.

2. Krisis LH adalah hasil sebab akibat keserakahan manusia ditandai dengan sistim perekonomian global yang exsploitatif. Ekonomi ekstraktif, manufaktur-industri produktif, ekonomi derivatif berjalan berlangsung tumpang tindih. Ini sangat merugikan Negara bagian Selatan yang disebut Negara undur-undur.

3. Mereka yang mempunyai kekuatan Finacial besar dengan ekonomi spekulatifnya mengatur pergerakan ekonomi Dunia.

4. Ditingkat Nasional Pemerintahan Reformasi yang lemah sampai kini cenderung mengekor pada dikte yang dilakukan oleh Negara-negara kuat. Mari kita lihat krisis di Jazirah Utara Arab dan para tetangganya, Yunani, Italia dan seterusnya. Para pemimpin jatuh, Khadafi karena menolak campur tangan Internasional terhadap Libya, menolak ekonomi Derivative. Papandreao di Yunani, dan Berlus Coni di Italia jatuh karena menjadi hamba uang yang bernama Uni Eropa.

5. Alam memang tidak bisa ditipu meskipun Negara berkembang mengekor-ekor saja. Sedikit perbedaan terjadi di Amerika Latin, disamping Daniel Ortega dan Hugo Chavez, menang mutlak dinegaranya masing2. Justru karena mereka mengatas namakan ekonomi mereka adalah ekonomi sadar lingkungan, ekonomi hijau, ekonomi kedaulatan rakyat.

LETAK PERSOALAN KITA

1. Manusia itu makhluk terkecil, kalau bumi saja ibarat debu, ibarat apakah kita ini ?.
2. Galaksi Bima Sakti mengandung 4 Ribu Milyar Bintang selain Matahari.
3. Galaksi hanya 1 diantara 100 Milyar Galaksi di Alam semesta, tetapi manusia memahami itu semua, sehingga berakibat dialah yang terkecil tetapi juga bisa dianggap yang terbesar, asalkan akur dan mempunyai kepahaman yang sama terhadap system-sistem yang berlangsung didunia.

COUNTERTREND.

Manusia sadar akan kepastian ruang dan waktu, sejarah. Waktu mempunyai awal dan akhir, setiap yang tua akan mati dan yang kecil menjadi muda dan kuat serta besar lalu menjadi tua juga. Tentang Ruang dan Waktu ini, kearifan local sudah merumuskannya dengan baik dan soal Ruang dan Waktu ini terjadi 5 matra yang membimbing kehidupan manusia : Panjang, Lebar, Tinggi, Waktu, Nilai. Misalnya anda bisa mengatakan dari istana Nelayan ke Airport itu berapa kilometer atau berapa menit dan itu akan menunjukkan Rupiah kalau mempergunakan Taxi atau Ojek, yang kurang lebih sama kecepatannya. Kenapa ada malam yang gelap padahal ada begitu banyak bintang dalam Galaksi Bima Sakti ? Kenapa ada krisis Ekologi kalau manusia itu tahu meramal atau memprediksi, membuat program Redd+Reduction Emition and deforestration. Disamping krisis ekonomi dan ekologi- LH memang ada krisis kepercayaan Nasional. Pemimpin kita ini sekarang yang pro Globalisasi, pro Elite, pro Kekuatan Modal dalam & luar Negeri, yang jelas tidak pro Rakyat.

RAKYAT MESTI BAGAIMANA

Kesadaran akan berbagai Krisis yang berlangsung yang segera akan melanda Negeri ini, korbannya pasti rakyat lagi. Rakyat sekarang ini mesti jalan sendiri karena tanpa pemimpin yang memikirkan mereka, memikirkan kita. Tetapi Rakyat harus tetap memikirkan seluruh dunia, kalau dia tidak ingin lenyap karena krisis-krisis yang berlangsung. Beberapa hal pokok yang berhubungan dengan nasib rakyat adalah : Soal kedaulatan pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan. Rakyat harus bisa mengakali bagaimana 5 hal pokok ini bisa diatasi tanpa berdarah-darah. Rakyat memang mesti mengorganisir dirinya sendiri, bertawar menawar dengan realitas yang ada agar semua krisis teratasi ( Global Nasional Lokal ) tanpa merugikan semua.

BELAJAR DARI PENGALAMAN

Kalau pengalaman ditarik dari jaman Belanda, sejak jaman ekstraktif Lokal menjadi ekstraktif Internasional lewat VOC yang anggap saja lembaga trans nasional yang awal sampai sekarang. Kondisi ekonomi rakyat sepertinya stagnan tanpa perubahan. Jaman Cultur Stelsel masih menghasilkan pabrik gula, pabrik karet, pabrik testil, Jaman Soeharto kita menghasilkan apa ?. Revolusi Hijau dan Asembling. Revolusi Hijau menegaskan ketergantungan terhadap bibit, pestisida, cara berproduksi dan cara pemasaran, artinya perlakuan pasca panen yang berbeda untuk setiap produk agriculture dan ini memicu kecepatan kerusakkan ekologi- LH, tanah rusak, sungai kehilangan penghuni karena peracunan Dst. Dengan Asembling kita bisa buat apa seperti penjait yang tinggal memasang-masang sambungan jadilah mobil, motor, pesawat terbang, tetapi apakah kita bisa membuat mesin ?. Oh tidak. Membuat Jarum apalagi Pancing mata kailpun kita tidak bisa karena kita tidak mempunyai Tanur Tinggi. Menyadari krisis dan kerusakan alam, tanah, air, yang berakibat pada ketergantungan bahan-bahan yang harus dibeli lebih mahal, datanglah kesadaran untuk melakukan pertanian organic.

ORGANISASI KOMUNITAS DAN PERTANIAN ORGANIK.

* Konsep Pertanian Organik.
Secara sederhana pertanian organic adalah cara teratur memadukan kegiatan pertanian dengan peternakan/perikanan di satu tempat (lokasi), ramah lingkungan dan berkelanjutan.

* Dasar Pertanian Organik.
Kesediaan mau berbagi dasar pertanian organic, Belajarlah dari alam yang selalu mau berbagi/melayani dengan sesama ciptaan Tuhan. Kalau kita mau melayani/berbagi dengan tanah. Maka tanah akan memberikan sesuatu kepada kita.

* Tanah yang sehat dan Subur.
Komposisi dasar tanah tersusun dari bagian-bagian yang terintegrasi secara holistic, saling mempengaruhi, saling kait-mengkait menjadi satu kesatuan sistim utuh, yang seolah tak dapat terpisahkan, dengan sifat dan cirri tertentu secara spesifik. Komposisi dasar tanah meliputi air, udara, bahan mineral dan bahan organik.

* Fungsi Air, Udara Dan Mineral.
Air diperlukan sebagai media untuk aktifitas metabolism dalam tubuh tanaman dengan fungsi yang kompleks. Udara merupakan factor mutlak bagi tanaman maupun kehidupan di dalam tanah sebagai bagian dari system metabolism makhluk hidup. Mineral adalah bagian dari cadangan hara, menjaga kestabilan bentuk struktur tanah.

* Bahan Organik.
Bahan Organik adalah bagian yang terkecil dari unsur penyusun tanah. Namun meskipun kecil proporsi jumlahnya, justru menjadi kunci bagi berlangsungnya dinamika kehidupan di dalam tanah. Oleh dinamika bahan Organik, sifat-sifat tanah berubah menuju kondisi yang ideal bagi tanaman, menjadi kunci bagi dinamika kesuburan tanah.

* Fungsi Bahan Organik.
Fungsi bahan organic mampu mengubah sifat tanah, dari kondisi yang keras/liat, menjadi gembur. Mengubah sifat kimia tanah melalui proses dekomposisi yang dilakukan oleh mikroba, yang memang selalu menempel pada bahan organik. Bahan organic mengeleminir bahan-bahan racun.

* Pengolahan Tanah.
Tanah yang subur memiliki N,P,K dan tingkat keasaman netral. Unsure tersebut berada dalam komposisi berimbang atau sesuai kebutuhan tanaman. Olehnya, tanaman dapat tumbuh optimal dan hasil produksi tercapai. Indicator tanah subur, keasaman netra, 6-7, sehingga unsur N,P,K dalam tanah terjaga.

* Pembuatan Pupuk Padat dan Cair.
Agar tanah dan tanaman senantiasa terawatt, perlu pupuk cair dan pupuk padat. Kompos merupakan pupuk padat hasil paduan dari kotoran hewan dengan hijauan tanaman yang dilebur oleh effective microorganism (EM4). Kompos dapat digunakan setelah 14-21 hari. Untuk memacu pertumbuhan tanaman diperlukan plant growth promoting rhizobacteria (PGPR), bakteri pemacu pertumbuhan tanaman Cairan ini merombak dan mengurai bahan organik menjadi nutrisi tanaman, ada juga pupuk cair yang lain yakni bio-ekstrak, cairan fermentasi dari sayur dan buah-buahan segar dengan gula. Bio-ekstrak memperbaiki tanah dengan bahan-bahan organic yang menyuburkan. Masih ada lagi pupuk cair lain untuk perangsang buah dan membasmi hama. Itulah macam-macam resep mikro organism local (MOL).

* Cara Tanam.
Cara tanam menjadi unsure penting dalam kerja pertanian organik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Tanaman apa yang cocok di dataran rendah dan apa yang diandalkan di dataran tinggi. Bagaimana mengatur jarak tanam kopi, coklat, singkong, jagung atau padi. Kearah mana sebaiknya padi, jagung, tanaman sayuran
menghadap: ke timur atau utara ?. Dibagian mana dari lahan tanaman kayu ( sengon, mahoni, meranti, jati, jabon ) di tanam: di barat atau timur ? ada jarak tertentu, ada arah kemana tanaman menghadap, yang penting semua tanaman memerlukan cahaya matahari dan udara yang cukup.

* Keuntungan Pertanian Organik.
Tanah subur, kualitas pertanian meningkat, menghasilkan makanan yang sehat dan aman. Seiring dengan itu bibit/benih local digunakan lagi, petani menguasai cara membuat pupuk sehingga mengurangi biaya produksi. Hal ini memungkinkan petani berkreasi, mengolah tanah secara ramah lingkungan dan berkelanjutan. Sejatinya , pertanian organic menyumbang bagi pemulihan dan pelestarian lingkungan hidup dalam mengatasi pemanasan global.

PENGORGANISASIAN KOMUNITAS.

Integrasi, dibutuhkan seorang leader dan seorang organizer. Mereka melebur dalam masyarakat dan bisa merasa, meraba rasakan apa penderitaan rakyat disana. Mengidentifikasi masalah, apa yang menjadi penderitaan rakyat setempat yang harus bisa diatasi tanpa bantuan dari luar. Merumuskan kehendak rakyat apakah mereka mau memilih target misalnya, ketahanan pangan, ketahanan pantai untuk lingkungan, atau ketahanan di lokasi kerja. Rakyat diajak mulai menyadari kondisi, apa itu persoalan yang real atau persoalan yang palsu ( Sanitasi jelek tetapi rakyat mintanya Mesjid ). Proses pengorganisasian, memanifeskan apa yang seharusnya dilakukan, mengunjukkan langkah-langkah taktis dan strategis secara bersama, secara dialogis. Mengajak masyarakat melakukan aksi sebagai hasil dialog dengan demikian akan hadir siapa yang betul-betul berpihak kepada rakyat atau yang bisa dibayar atau actor bayaran. Melakukan evaluasi atas aksi-aksi yang dilakukan, sehingga mereka melihat kesalahan-kesalahan dalam dialog bersama organizer. Menentukan target berikutnya, tetapi harus diingat setiap aksi tidak boleh kalah, kalah adalah haram hukumnya. Maka terbentuklah sebuah organisasi komunitas yang secara kongkrit sudah menguji dirinya sendiri.

PENUTUP

* Silahkan mempersoalkan seluruh catatan ini di dalam forum ini.
* Mohon berikan pengalaman anda yang gagal maupun yang berhasil.
* Pilihan program pengorganisasian, untuk perbaikan lingkungan, disarankan dihubungkan dengan penguatan dan peningkatan ekonomi dan kebudayaan/nilai nilai local genius/indigeneous culture sebagai countertrend globalisasi.

*Artikel ini disadur dari padepokankebangsaankarangtumaritis.info

Iklan

5 respons untuk ‘MANUSIA DAN LINGKUNGAN ( PENGORGANISASIAN DAN PENGUATAN KELEMBAGAAN KELOMPOK MASYARAKAT BERBASIS SWADAYA ).

  1. I like the helpful information you provide in your articles.
    I will bookmark your weblog and check again here
    frequently. I’m quite certain I’ll learn many new stuff right here!
    Good luck for the next!

    Suka

  2. Ιts like yоu reaɗ mу mind! You аppear to grssp
    ѕօ mich abоut tһiѕ, liкe you wrote the ebook in it or something.
    I believe that yoou ⅽan do with a few ρ.c. to drive thhe
    message home a little bit, ƅut otһer than that, this iѕ gгeat blog.
    An excellent rеad. Ι’ll certainly bе back.

    Suka

Tinggalkan Balasan ke Trena Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.