Saudaraku, nama-nama hari itu punya pesan moral yang dalam. 

Hari keenam tidak disebut ‘sittah’ melainkan ‘jum’at’, yang berarti ‘berkumpul dalam kejamakan’. 

Meski begitu, sebaik-baiknya perkumpulan adalah yg memiliki sifat ‘enam’. Suatu bangun hubungan ‘bersegi enam’ (hexagonal), seperti sarang lebah, terbukti paling kokoh dan seimbang. 

Perkumpulan tidak sepatutnya satu arah atau timpang, tetapi harus menyertakan pontesi dari berbagai segi demi kesetimbangan.

(Yudi Latif, Makrifat Pagi)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.