Melawan Arus.

Romantika, Dialektika dan Dinamika

Sedulur, sekali lagi untuk sebuah kerinduan yang mendalam atas kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat Indonesia. Maka perlu untuk kita kembali merefleksikan sebuah kehendak untuk selamanya merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Seperti yang telah terejawantahkan dalam preambule UUD 1945, bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, maka oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, sebab bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Falsafah kebangsaan Indonesia ini bukan bermaksud untuk memecah belah antar bangsa – bangsa di dunia untuk membentuk negaranya masing – masing, tetapi untuk diketahui adalah untuk menghapus sifat – sifat penjajahan yang eksploitatif, rakus, serakah dan tamak. Dimana di setiap sendi – sendi berbangsa dan bernegara memiliki sisi kemanusian dan keadilan sosialnya, maka perlu kita menginsyafi sebuah kenyataan bahwa segala cita – cita para pendiri bangsa masih jauh dari harapan, bahkan melenceng dari tujuan awal berdirinya sebuah bangsa merdeka. Oleh sebab itu dipandang perlu untuk mengembalikan cita – cita bangsa Indonesia untuk kembali ke khitahnya sebagai bangsa yang menjunjung tinggi Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan Sosial.

Dirasa perlu bagi kita bersama untuk merumuskan sebuah pergerakan nasional yang berujung pada kesejahteraan rakyat, dimana demokrasi menjadi tonggak prinsip dalam berperikehidupan dan perikemanusiaan kita sebangsa dan setanah air. Agar memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan jaman, maka perlu bagi kita sebangsa dan setanah air untuk bersama urun rembug bagi kesejahteraan sosial masyarakat bersama. Risalah ini dibuat bukan untuk mengklaim bahwa diri ini lebih berjuang dibandingkan dengan lainnya, tetapi untuk saling asah, asih dan asuh terhadap sesama bangsa Indonesia dan bagi tatanan pergaulan dunia. Sebagai sebuah bagian kontribusi kebangsaan, risalah ini dipandang perlu untuk dibuat agar para generasi penerus bangsa termotivasi untuk terus melakukan pembenahan dan perbaikan di segala bidang, agar cita – cita kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi angan – angan belaka. Beragam cara dan upaya bagi generasi penerus bangsa Indonesia dapat menjadi kontribusi bagi kemajuan negeri yang kita cintai ini. Sehingga kelak sebagai generasi pendobrak, kita dapat mengatakan di akhir hayat kita bahwa kita memperjuangkan kemaslahatan khalayak umum dan untuk itu semua kita mempertaruhkan dan mengorbankan jiwa serta raga kita.

Risalah ini disebut Melawan Arus disebabkan oleh begitu beragamnya pertempuran yang dilakoni oleh bangsa Indonesia dalam tatanan pergaulan dunia. Sehingga apabila kita saling tanggung renteng untuk melakukan pergerakan nasional maka harus bisa dipastikan bahwa kita juga mewarnai bahkan mengarahkan tatanan masyarakat internasional. Sebagai sebuah ambisi, mungkin kehendak nasional ini merupakan utopia, yang disebabkan oleh begitu rumit dan kompleksnya persoalan dan permasalahan di tatanan masyarakat di era mutakhir abad ke 21 ini. Di sebutkan Melawan Arus karena memang yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia memang sebuah raksasa keserakahan, ketamakan dan kerakusan umat manusia dalam melakukan eksploitasi dan saling menindas terhadap sesamanya. Oleh sebab itu, dipandang penting untuk melakukan sebuah pergerakan nasional agar dapat menembus keterbatasan bangsa Indonesia untuk melakukan sebuah pergerakan kebangsaan dimanapun kita berada. Sehingga setiap dari kita dapat melakukan tindakan – tindakan yang mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara, yang dimulai dari hal kecil di kehidupan sehari – hari sampai kepada kehidupan skala besar, yakni penentu kebijakan tatanan masyarakat.

Karena mencintai negeri kita, maka kesadaran nasional ini mesti bangkit menjadi sebuah pergerakan nasional, dimana bangsa Indonesia menjadi aktor utamanya, tidak lagi menjadi aktor penggembira di dalam berkarya, inovasi dan memiliki rasa percaya diri yang utuh serta komprehensif. Perlu menjadi pembelajaran bagi kita bersama, bahwa yang kita perjuangkan bukanlah kepentingan elit politik atau golongan tertentu, tetapi menjadi sebuah kesadaran bersama bahwa kita sedang memperjuangkan kemaslahatan umat manusia. Kesadaran nasional inilah yang nantinya akan menjadi kebangkitan nasional bangsa Indonesia untuk bangun dari tidur panjang eksploitasi dan penindasan. Pergerakan nasional Republik Indonesia ditujukan untuk sebuah tatanan masyarakat dimana kita semua hidup berbangsa dan bernegera tanpa mengenal perbedaan diantara kita, dimana sifat – sifat diskriminatif dapat dihapuskan di seluruh penjuru bumi manusia. Agar tercipta tatanan pergaulan masyarakat yang saling meninggikan peradaban tanpa harus saling merendahkan dan menindas. Pergerakan nasional inilah yang nantinya akan terwujud dengan seksama untuk mewarnai bangsa Indonesia yang ragam dan majemuk ini menjadi bangsa yang percaya diri dan memiliki keunggulan yang paripurna dimanapun si fulan dan si puan berada di seluruh penjuru bumi.

Agar segalanya dapat menjadi sebuah kerja – kerja pergerakan nasional yang solid, utuh dan komprehensif, perlu bagi segenap rakyat Indonesia memiliki peran sekecil apapun didalam sendi – sendi kehidupannya. Tanpa harus mengecilkan atau mengglorifikasi peran segenap anak bangsa, maka gotong royong secara masif perlu dilakukan secara nasional dan regional serta internasional. Bercermin kepada tatanan masyarakat dunia lainnya, perlu bagi kita untuk melakukan konsolidasi nasional dan menentukan arah pergerakan nasional yang kita pilih serta dalam prosesnya berdialektika untuk menentukan hasil akhir dari yang bangsa Indonesia inginkan sebagai pengejawantahan tatanan masyarakat yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian dalam berbudaya. Tentunya ini semua apabila ingin dibuat mudah bisa dilakukan dan kalaupun terlanjur sulit serta rumit untuk mengurai benang kusut yang ada, optimisme harus tetap hadir sebagai sebuah kontribusi bagi kehendak nasional. Sebagai sebuah tatanan masyarakat, bangsa Indonesia telah teruji dalam suka dan duka, sekarang adalah saatnya kita melesat untuk menjadi bangsa besar dan dihormati sebagai sebuah bangsa yang menjunjung tinggi peradaban kemanusiaan. Kehendak nasional ini perlu menjadi elan perjuangan bersama, bahwa kita, bangsa Indonesia, selalu dan selamanya memiliki kehendak untuk merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Serta untuk mencapai kehendak nasional tersebut kita berproses dengan cara – cara yang benar.

Segenap dari kita adalah entitas kebangsaan yang memiliki kepribadian yang berbudi luhur, maka setiap dari kita merupakan bagian dari pergerakan nasional dan bangsa Indonesia menjadi tatanan masyarakat yang menjunjung tinggi keadilan dan persatuan. Sebagai sebuah bangsa yang memiliki kepentingan atas perdamaian yang abadi di dunia, tentunya perlu kita bersama – sama gotong royong untuk melakukan kerja – kerja kebangsaan yang komprehensif dan paripurna, sehingga apabila kita, bangsa Indonesia, menjadi sebuah entitas kemasyarakatan yang melesat diantara bangsa – bangsa di dunia tidak melupakan jati diri kebangsaannya dan tetap bersiteguh untuk memberikan makna dan nilai yang memiliki muatan kemanusiaan dan keadilan bagi sesama umat manusia. Kita, bangsa Indonesia, adalah bangsa besar. Bangsa yang memiliki kehendak nasional yang tinggi untuk selalu dan senantiasa memanusiakan manusia. Sehingga segala bentuk eksploitasi dan penindasan yang disebabkan oleh kita terhadap umat manusia tidak boleh terjadi agar tidak mengulangi kesalahan kemanusiaan yang sama di tatanan masyarakat dunia. Perlunya kesadaran, kehendak, kebangkitan, pergerakan dan kerja – kerja nasional dipandang penting untuk dilaksanakan agar segenap dari bangsa Indonesia menginsyafi sebuah keadaan dimana kita, bangsa Indonesia, belumlah mencapai realita kehidupan yang dicita – citakan oleh para pendirinya. Maka sekali lagi kepalkan jemari, singsingkan lengan baju dan langkahkan kaki kepada sebuah kemaslahatan yang kita semua cita – citakan bersama. Merdeka!!! LIN

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.