Ambigu Nafsu Politik, Aktifis 98 Dalam Pusaran Lingkar Kekuasaan


Oleh : Yusuf Blegur, Aktivis FKSMJ 98 Panggung politik nasional semakin atraktif menunjukkan pementasannya. Berbagai karakter dan peran seolah berlomba menampilkan kepiawaian akting, guna menarik perhatian penonton sembari menyampaikan pesan-pesan tertentu. Seperti panggung seni pertunjukan yang sebenarnya, sayangnya peran sandiwara politik yang dilakonkan, ibarat sebuah dagelan, tontonannya menjadi tidak menarik bahkan sangat membosankan. Alur ceritanya…Read more Ambigu Nafsu Politik, Aktifis 98 Dalam Pusaran Lingkar Kekuasaan

Iklan

Pancasila Dimanakah Kau Berada?


Sejatinya, pengejawantahan nilai-nilai pancasila sejak lama sudah harus menjadi perilaku yang terus menerus dan pola kebiasaan dalam praktek-praktek penyelengaraan kekuasaan negara baik oleh pemerintah maupun elit lainnya yang mempengaruhi dan berdampak pada kehidupan publik. Rakyat cenderung memberikan apresiasi dengan mengikuti dan meneladani semua produk kebijakan aparatur penyelengara negara yang dirasakan berpijak pada hukum moral dan…Read more Pancasila Dimanakah Kau Berada?

Aktivis 98 Marah Negara Dalam Ancaman Kehancuran


Refleksi dan Evaluasi 20 Tahun Reformasi Memasuki masa 20 tahun era Reformasi, Indonesia mengalami berbagai pasang surut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada perkembangannya Reformasi menghasilkan berbagai perubahan baik di bidang konstitusi maupun di bidang kesejahteraan rakyat dan demokrasi. Menyoroti hal tersebut aktivis 98 dari berbagai elemen yang dulu terlibat dan berkecimpung dalam pergerakan mahasiswa…Read more Aktivis 98 Marah Negara Dalam Ancaman Kehancuran

Pragmatisme Partai Politik dan Penanggulangannya


Sedulur, Memasuki era politik yang mengedepankan pragmatisme kepentingan jangka pendek memang tidak mudah. Kita rakyat Indonesia di paksa untuk memilih pemimpin berdasarkan sistem demokrasi yang berbasiskan transaksi agenda publik dan agenda tertutup. Partai di Indonesia memiliki kecenderungan untuk merayu konstituen hanya di masa-masa pemilu tanpa ada upaya untuk melakukan pemberdayaan kompetensi rakyat yang berkelanjutan. Bagi…Read more Pragmatisme Partai Politik dan Penanggulangannya

Jalan Menikung Republik Indonesia


Sedulur, memaknai Indonesia tentunya memerlukan kejernihan berpikir dan ketenangan bersikap serta kelembutan hati. Apabila menghadapi kritik, masukan atau saran, ada baiknya pemimpin republik merendahkan hatinya untuk menebar kesejukan bagi rakyatnya. Tentunya menghadapi sebuah episode kenegaraan dan kebangsaan memang tak semudah yang sedang kita angan-angankan. Tetapi menjadi mudah apabila seorang pemimpin memberikan kenyamanan bagi hati setiap…Read more Jalan Menikung Republik Indonesia

Gotong Royong adalah Jawaban


Sedulur, menjadi merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur merupakan sebuah tujuan berbangsa dan bernegara Indonesia. Pada prosesnya negeri kita mengalami berbagai pasang surut kehidupan, bersamaan dengan itu semua kita merangkai sebuah visi dimana kita menginginkan kehidupan yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia. Seperti apakah sebuah kemajuan bangsa Indonesia, apakah tentang kemewahan? Apakah tentang nilai kekayaan?…Read more Gotong Royong adalah Jawaban

Indonesia Menuju Bangsa Merdeka 100%


Sedulur, ketika kita membahas tentang makna kemerdekaan, maka kita bangsa Indonesia memaknainya dengan tiga faktor penentu yang termaktub dalam Trisakti, yakni Kedaulatan di Bidang Politik, Kemandirian di Bidang Ekonomi dan Berkepribadian dalam Berbudaya. Sejauh mata memandang, sejauh kaki menjejakan langkahnya dan sekuat jemari terkepal untuk melawan segala bentuk penindasan yang bertentangan dengan cita – cita…Read more Indonesia Menuju Bangsa Merdeka 100%

Pendidikan Kewargaan


YUDI LATIF (Kompas, Kamis, 4 Mei 2017) Indonesia memanggil keadaban saat kota-kota terkepung asap kebencian dan orang- orang kesurupan membakar rumah kebangsaannya sendiri. Namun, keadaban yang dipanggil tak kunjung datang saat genting memerlukan kehadirannya.  Bagaimana bisa memenuhi panggilan jika pengasuhan dan pendidikan sudah lama mengabaikannya. Sesuatu yang kita rendahkan dan telantarkan tak akan menyelamatkan dan…Read more Pendidikan Kewargaan

Mengimani Indonesia


Sedulur, mencintai Indonesia itu mudah, dengan mengimani keberagaman kultural yang multietnis maka tanah air ibu pertiwi kita sudah berbahagia. Mencintai Indonesia bukan hanya sekedar absensi kehadiran di setiap peristiwa kehidupan dan kemanusiaan di pelosok negeri, tetapi lebih daripada itu, bagaimana falsafah kehidupan berbangsa dan bernegara berdiri kokoh dan mengalir dalam jiwa dan raga kita. Mengiringi…Read more Mengimani Indonesia

Menikahi Perjuangan


Sedulur, apabila datang waktu kita untuk menetapkan pilihan pendamping tentunya kita akan berbahagia dengan pilihan kita. Ketika perjalanan hidup sampai pada saat dimana kita terpanggil untuk memilih pendamping saat itupula kematangan kita menuntut untuk berkomitmen terhadap berbagai hal yang menjadi prioritas dalam hidup kita. Menikah adalah cara terbaik dalam mengisi relung-relung di lubuk hati kita…Read more Menikahi Perjuangan